PENGEMBANGAN KELINCI

Informasi Kelinci PRESTASI INDONESIA

KEBIASAAN KELINCI MAKAN KOTORANNYA SENDIRI

Judul tulisan diatas merupakan  sifat alamiah yang dimilii oleh kelinci karena elebihan nutrisi. Sifat ini dalam bahasa ilmiahnya dikenal dengan istilah coprophagy, yaitu kebiasaan kelinci makan feses yang sdah dikeluarkan. Hal ini terjadi berdasar pada kontruksi saluran pencernakannya. coprophagy ini biasanya terjadi pada malam hari atau pagi hari nerikutnya. Ciri feses atau cotoran ini:

  1. Secara alamiah (apabila di kasih pakan  hijauan) maka warnanya agak ke biru muda  atau kalau diberi pakan yang bukan hijauan biasanya tergantung warna pakan yang dimakan.
  2. Konsistensi atau kondisi lembek dan biasanya dimakan kelinci lagi
  3. Feses yang lembek dan sudah mengeras tidak akan dimakan lagi oleh kelinci

Hal ini memungkinkan kelinci itu menanfaatkan secara penuh pencernakan bakteri di saluran bagian bawah, yaitu mengkonversi protein asal hijauan menjadi protein bakteri yang berkualitas tinggi mensistesis vitamin B dan memecahkan selulosa atau serat menjadi energi yang berguna. Iadi sifat coprophagy sebenarnya memang sangat menguntungkan bagi proses pencernakan

Cecotropes

Walaupun memiliki caecum yang besar, kelinci ternyata tidak mampu mencerna bahan bahan organik dan serat kasar dari hijauan sebanyak yang dapat  dicerna oleh ternak ruminansia murni (sapi, kambing).  Daya cerna kelinci dalam menkonsumsi hijauan daun sekitar 10 % saja.

Kalo kita memasung kelinci dikandangkan dan nutrisi yang diberikan secara nutrisi kurang, maka coprophagy kecil kemungkinan akan terjadi.

About these ads

26 Juli 2010 - Posted by | Berita Kelinci PRESTASI

4 Komentar »

  1. setelah saya amati beberapa bulan in.ternyata asi dari induk kelinci sangat menentukan kesehatan anak kelinci(brindil),dan yang saya mau tanyakan bagaimana induk itu bisa si induk agar asinya bsa banyak?pakannya apa saja dan bagaimana?vitaminnya apa?terima kasih sebelumnya,

    Komentar oleh rifai | 4 September 2010 | Balas

    • Terima kasih.
      Bila kelinci telah dikawinkan, berilah hijauan yang banyak, tujuannya untuk memperbaiki kualitas ASI.
      Berilah pakan yang mengandung calsium, tujuannya agar anakan menjadi besar nantinya.
      Kurangi pakan yang mengandung tinggi karbohidrat
      Semoga sukses.

      Salam Prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 4 September 2010 | Balas

  2. Kalau makan yang feses keras mungkin enggak?

    Komentar oleh nala | 6 Oktober 2014 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 95 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: