PENGEMBANGAN KELINCI

Informasi Kelinci PRESTASI INDONESIA

CARA MENYAPIH ANAK KELINCI

.

Kematian anak kelici pasca sapih bisa dikatakan tinggi, baik itu dikarenakan tidak mau makan, kembung, mencret dan atau penyakt lainnya.

Sebenarnya hal ini bisa ditanggulangi apabila kita mau pemperlakukan bertahap dalam penyapihan. Tentunya kasih sayang kita harus ditunjukkan dengan sikap kta yang harus ditata.  urutan penyapihan  dilakukan sebagai berikut :

  1. Biarlah induk kelinci  menyusui sampai minimal satu bulan atau ditandai dengan induk apabila disusui oleh Brindil sudah mulai enggan, terutama menjelang senja.
  2. Penyapihan dilakukan dikandang indukan dengan cara memberi sekat yang dibuat berjeruji agar brindil tidak bisa menyusui induknya tetapi brindil tetap bisa melihat induknya. Perlakuan ini minimal satu minggu. Dengan perlakuan ini, maka sebenarnya kandang indukan harus lebih besar dan leluasa apabila dilakukan sistem penyapihan ini.
  3. Minggu kedua, sekat mulai ditutup rapat sampai brindil tidak bisa melhat induknya. Ciri brindil siap dipindah ke kandang pembesaran apabila sudah mulai enjoi dalam makan dan bermain dengan temannya.
  4. Saat pemindahan ke kandang pembesaran, sekat kandang indukan dibuka dan dibersihkan dari bulu bulu yang menempel dan kotoran yang lembek. Dan keluarkan box kotak tempat beranak dan bersihkan  sampai besih dari kotoran dan bulu (ingat jangan di cuci) kemudian bila memngkinkan, indukan dipindah ke kadang umbaran selama tiga hari, pindahkan kembali ke kandang indukan tunggulah sampai dua minggu baru indukan mulai dilihat sampai ada tanda tanda minta kawin, baru dikawinkan.
  5. Perlu diperhatikan, bahwa box untuk beranak jangan sekali kali  digunakan untuk beranak indukan yang lain.
  6. Perlu di ingat, selama indukan menyusui, pemberian hijauan harus lebih banyak dibanding pada waktu bunting.

Dengan memperlakukan demikian, akan menekan kematian brindil, dan tentunya membuat berkembangnya kelici kita. Masalah kelinci sebenarnya lebih mudah ditangani apabila kita mengerti ketidak sukaan kelinci karena  sikap kita padanya (kelinci).

Iklan

22 Desember 2010 - Posted by | Perhatian Terhadap Kelinci, usaha ternak elinci

31 Komentar »

  1. Tulisamu mudah dipahami dan singkat. aku senang kamu.
    Pelajara ini jarang sekali aku dapat di peternak peternak. Mumpung kelinciku baru bunting, nanti aku coba cara penyapihannya.
    Makasih ya prestasi.Salam Prestasi.
    Selamat hari Ibu

    Komentar oleh Otong | 22 Desember 2010 | Balas

    • Terima kasih.
      semoga bermanfaat terus.
      Selamat hari ibu juga

      Komentar oleh prestasi kelinci | 23 Desember 2010 | Balas

  2. Wah, siip.
    Berarti yang selama ini saya lakukan kurang pas. makanya kelinci kecilku yang mungil banyak mati.
    Makasih ya Prestasi. Teruskan tulisan yang bantu berkembangnya kelinci.
    Sukses terus untuk Prestasi

    Komentar oleh pipit | 22 Desember 2010 | Balas

    • Sama sama, semoga berhasil langkah selanjutnya. amen.
      Salam Prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 23 Desember 2010 | Balas

  3. Makasih banget ya informasi di Bloknya. Maju terus prestasi Indonesia. Kaulah pejuang pengembang kelinci di indonesia. Temen temen yang kurang seneng biarlah. Kamu terus maju. Banyak temen mendukungmu, Hanya orang yang belum tahu kamu saja yang kadang tidak donk. Saya doakan semoga temen itu paham Prestasi.
    Salam Prestasi.
    Jaya Prestasi

    Komentar oleh ain | 23 Desember 2010 | Balas

    • Terima kasih atas partisipasinya.
      Semoga bermanfaat. Amien

      Komentar oleh prestasi kelinci | 23 Desember 2010 | Balas

  4. wah info jelas, padat, berisi.
    mau tanya ni pak., kelinciku ngairin, nah kadang aku temuin brindil bisa keluar dari kotak!! tnpa ada luka sedikitpun, kotak aku buat tinggi 15 cm. pertanyaanku emang brindil bisa jalan sendiri, atau diangkat induknya, atau yg lain.
    klo predator [tikus] mungkin gak bisa masuk, kandang aku buat rapet..
    makasih ats blasannya [e-mail], ditunggu!!

    Komentar oleh bayu | 23 Desember 2010 | Balas

    • Terima kasih.
      Brindil umur dibawah dua minggu kadang bisa kelua kotak peranakan/lairan, itu bukan karena brindil meloncat atau berjalan, melainkan ketika nyusu pada induknya dan waktu induk mau keluar dari kotak, brindil masih nyakotin punting, jadi terbawa keluar. kalau pas kasih pakan masukkan aja ke kotak. dan biasanya tidak semuanya keluar. iya kan ?
      Masalah brindil kecil kadang mati luka, bahkan kepalanya hilang, ini biasanya karena indukan punya sifat kanibal. Untuk dari tikusb bisa saja, tapi kemungkinan kecil.
      Salam prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 23 Desember 2010 | Balas

      • makasih balasannya….
        ni kan lahiran pertama kelinciku pak!!
        maklum baru belajar, eigt dari 6 brindil tinggal 3 skarang., matinya di kotak. tanpa luka. mungkin si induk ga mau nyusuin kali ya!!
        untuk skarang aku ga terlalu sering liat/buka kandang, [biar enjoy induknya]
        Tips agar induk mau nyusuin lagi gimana ya??

        Komentar oleh bayu | 25 Desember 2010

      • Coba tunggu beberapa waktu, nanti kita bahas masalah itu.

        Komentar oleh prestasi kelinci | 28 Desember 2010

  5. Mw tnya… Kelinciku brindilnya udah umur 2bln lebih, tp kok induknya msh nyusuin ya??? Ak liatnya bis maghrib, ak emg g pke kandang jd ak lepas gt aj dihalaman blkang. Pdhal setau ak si induk jg dah smpet hamil lg, gmna donk? Trims sblmnya

    Komentar oleh pienk | 25 Desember 2010 | Balas

    • Terima kasih,
      itu tidak masalah, nanti bila buntingnya dah tiga minggu, anaknya pasti dah tidak mau menyusui lagi, kaena rasanya cenderung pahit

      Komentar oleh prestasi kelinci | 28 Desember 2010 | Balas

  6. Wah kelinci bisnis yang berpeluang

    Komentar oleh QinZirO | 25 Desember 2010 | Balas

  7. permisi numpang nanya … koq box indukan tidak boleh dicuci itu alasannya apa ya? Nuwun

    Komentar oleh Agus Setyawan | 27 Desember 2010 | Balas

    • Kalau digunakan satu induk , gak suah dicucu, justru induk itu akan senang, cukup dibersihkan dari kotoran dan bulunya saja.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 28 Desember 2010 | Balas

  8. Wah bagus banget infonya, kebetulan anak kelinci saya baru 3 minggu jadi prosedurnya semoga bisa saya laksnakan.

    Komentar oleh MARTADINATA | 27 Desember 2010 | Balas

  9. Salam prestasi,kotak anakan tidak boleh di cuci? Maksud tujuan apa? Pengaruhnya apa?tq

    Komentar oleh Siling panghudi | 27 Desember 2010 | Balas

    • Kotak hanya digunakan satu induk saja, jangan digunakan indukan yang lain. Karena bila digunakan beberapa indukan , akan terjadi beberapa kasus, misalnya indukan jadi kanibal, induk tidak mau menyusui, induk tidak mau melahirkan dalam kotak.
      Bisa digunakan induk yang lain, maka kotak harus dicuci beberapa kali dan difumigasi, agar bau induk lama tdak tercium oleh induk yang baru.
      Semoga memahami.
      salam Prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 28 Desember 2010 | Balas

  10. Makasih,
    Saya punya kelinci yang anakannya sering mati, gak pernah bisa hidup sampai dewasa.
    Baca tulisan blog kamu,memang betul, saya hanya punya satu box dan saya gunakan untuk 6 induk kelinciku, semuanya kalau beramak mati, induk tidak mau menyusui, beranak diluar kotak kandang dan anaknya dimakan kadang dimakan.
    Makasih artikelmu yang bermanfaat bagi para awam ini

    Komentar oleh Mustopo | 28 Desember 2010 | Balas

  11. Mau tanya. Kelinci saya dah beranak. hampir selama 6 bulan gak beranak. Setelah pake GMP alhamdulillah dah beranak. Apakah setelah sapih langsung diberi GMP untuk anak kelincinya atau mulai umur berapa diberi GMP ??
    makasih

    Komentar oleh Suroto | 28 Desember 2010 | Balas

    • Terima kasih
      Untuk masalah GMP, tidak masalah dbierikan pada anak kelinci lepas sapih, justru kami anjurkan agar daya tahan tubuh anak kelinci kuat.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 28 Desember 2010 | Balas

  12. bos kenapa ya kelinci saya masih angkat kaki nya dan suka cakar2 kawat,malahan kalo saya udah beri dia mkn masih saja bgtu,pdhl saya sdh coba cara yg sama,dan saya blm prnah telat atau lebih dari jam mkn nya kenapa ya.trma ksh

    Komentar oleh yusuf | 22 Januari 2011 | Balas

    • Terima kasih.
      Biasakan tempat pakan dan tempat minum tidak tertukar dengan tempat pakan kelinci lain.
      Biasakan menempatkan pakan tidak berubah ubah, misalnya di pojok kanan, pakan teruskan di pojok kanan.
      Jangan memberi pakan tidak urut, bila mula nomor satu,ke dua dst, kemudian berubah dari dua ke satu dst.
      Semua itu bisa menjadikan kelinci bila di dekati atau diberi pakan mencakar cakar kandang.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 22 Januari 2011 | Balas

      • ya trma ksh.tp ada satu lg yg mau d tanya kan, kmarn klnci saya sblm branak dia ga prnah kncing d box tp stlh dia mlhir kan mlh kncing box sampe mati smua anak nya gmana solusi nya? trma ksh.

        Komentar oleh yusuf | 24 Januari 2011

      • Terima kasih, ada beberapa hal :
        1. Pemberian box di kandang terlalu deket dengan kelahiran (saya sarankan 10 hari sebelum melahirkan dikasih box)
        2. Penempatan box jangan yang biasa untuk lokasi kencing atau buang kotoran
        3. Lokasi kandang terlalu dingin, disarankan bisa ditutupi kain, biar tidak kena angin yang berubah ubah.
        4. Jangan seig ditengok box tersebut dan usahakan kandang luas untuk indukan tersebut.
        semoga sukses
        Salam prestasi

        Komentar oleh prestasi kelinci | 25 Januari 2011

  13. Salam. Terima kasih untuk ilmunya, semoga bermanfaat untuk semua…

    Komentar oleh Suryadin Hatoguan | 26 November 2013 | Balas

  14. Apa dampaknya kalau kelinci makan rumput yang terkena mes/pupuk kimia atau kalau kena semprot cairan pembasmi rumput? Soalnya di tempat saya, banyak petani yang melakukan penyemprotan untuk mematikan rumput, dan kadang-kadang susah untuk membedakan mana rumput yang disemprot, mana yang tidak. Kalau berbahaya, bagaimana penanggulangannya?

    Komentar oleh Suryadin Hatoguan | 26 November 2013 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: