PENGEMBANGAN KELINCI

Informasi Kelinci PRESTASI INDONESIA

MEMANFAATKAN KOTORAN KELINCI

.

Kadang kita di pusingkan dengan kotoran kelinci yang banyak dan sulit membuangnya, bahkan  dikasih kasihkan kepada petani saja kadang menolak. Ini sangat ironis sekali.  Padahal, pengalaman di PRESTASI, kotoran ini sangat membantu kita semua dalam hal tanaman. Bagaimana mengolahnya ?

Cara mengolah kotran kelinci :

Kotoran yang dikumpulkan, dijadikan satu tempat, kemudian dibuat formula sebagai berikut :

  • Kotoran kelinci               :  94       %
  • Calsit (batuan putih)    :      5      %
  • Bakteri pengurai            :      1      %
  • Gerajen kayu                   :      4      %

Cara memprosesnya adalah : kotoran di buat berlapis dengan ketinggian 05, meter, kemudian di taburi calsit, gerajen dan bakteri, kemudian dibuat lapisan lagi 0,5 meter  dan diberi lagi calsit, gerajen dan bakteri dan seterusnya. Diamkan selama satu minggu, baru diadakan pembalikan dengan menyisir dari pinggir, setelah terbalik, kotoran dibiarkan selama lima hari, kemudian diadakan pembalikan lagi, kemudian  diamkan lagi selama empat hari baru dibalik lagi dan tunggu lima hari, maka kotoran kelinci sudah menjadi kompos tinggal mengiling atau mengayak,  (akan lebih cepat kalau setelah di balik disemprotkan GMP, agar kompos mengandung bakteri positif, sehingga sedikit yang menjadi gulma atau tanaman liar) maka jadilah kompos jadi yang siap dmanaatkan untuk tanaman.

Pengalaman Prestasi, Kompos kelici di pertanian padi sangat membantu dan meningkatkan hasil panen. Dan untuk tanaman sayuran, hasil dari pemupukan kompos ini, sayuran lebih tahan lama (awet)  dari pembusukan

Selamat menggunakan kompss kelinci.

Iklan

15 Juni 2011 - Posted by | Berita Kelinci PRESTASI

25 Komentar »

  1. apakah kotoran perlu di pisahkan dr sisa2 pakan pak? mksdnya apa musti kotorane bersih?

    Komentar oleh dave | 15 Juni 2011 | Balas

    • Terima kasih,
      tidak masalah, nanti akan terproses dan menjadi hancur. Yang perlu kita lakukan, setelah menjadi kompos, bagaimana kompos itu mengandung bakteri positif yang banyak, agar tidak banyak tanaman liarnya bila dijadikan pupuk.
      Selamat mencoba.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 15 Juni 2011 | Balas

  2. apakah calsit yg dimaksud adlh gamping (yg biasa utk bangunan)? Apkh Em4 bisa dgunakan sbg bakteri pengurai? Apkh yg dimaksud pembalikan dsini sama dengan pengadukan

    Komentar oleh Prehad Handoko | 19 Juni 2011 | Balas

    • Terima kasih.
      Calsit bisa yang dipakai bangunan, Em 4 bisa dipakai. Pembalikan sama dengan pengadukan, setelah pembalikan teakhir bisa di kasih GMP.
      Semoga sukses
      Salam Prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 19 Juni 2011 | Balas

  3. Aslm. Slm Kenal. Bagaimana dengan tempat? apakah pemrosesan di lakukan di tempat terbuka atau tertutup? apakah suhu mempengaruhi? tks

    Komentar oleh Gandhi | 28 Juni 2011 | Balas

    • Terima kasih,
      tempat tidak masalah, yang penting jangan kena sinar matahari secara langsung danjangan kena air hujan. Suhu tidak masalah.
      semoga berhasil

      Komentar oleh prestasi kelinci | 28 Juni 2011 | Balas

  4. apakah kalsit bisa diganti dengan kapur pertanian misalnya dolomit?

    Komentar oleh Jewel_Honey | 5 Juli 2011 | Balas

  5. Ass.. trmksh urainya sngt mmbntu.. sya ada prtnyaan yg sjk dlu menggu benak sya.. jd gni,apkh beda pkan yg d brikan pd klnci itu mmpngruhi kandungan pda urine dan feses yg d hsilkanya.?

    Komentar oleh Dans | 20 Juli 2011 | Balas

    • Terima kasih,
      pasti akan mempengaruhi. Semakin banyak protein dari hewani,akan menyebabkan bau khas pada feses, begitu juga pada pengaruh urine.
      usahakan pakan yang diberikan diperbanyak hijauannya,agar tidak jauh dari kehidupan dikala hidup liar.
      Semoga memahami

      Komentar oleh prestasi kelinci | 20 Juli 2011 | Balas

  6. Trus untk kasiatnya bgmna? antra klnc yg d brkan pakan hijoan sma yg d bri pkan konsentrat+hjoan sdkit kasiat ktoranya bgus mna?

    Komentar oleh Dans | 21 Juli 2011 | Balas

    • Terima kasin,
      yang paling bagus yang menggunakan hijauan full,
      semoga memahami

      Komentar oleh prestasi kelinci | 21 Juli 2011 | Balas

  7. maaf,bisa dikasih tahu caranya membuat pupuk cair urine kelinci untuk tanaman padi itu bahan-bahannya apa?terimakasih sebelumnya

    Komentar oleh Harits | 30 Oktober 2011 | Balas

    • Teerima kasih,
      Setelah diambil dari kandang, diamkan minimal 3 hari, saring dari kotorannya. Bila mau instan, cukup dicampur 10 cc GMP untuk 15 liter air kencing kelinci. dan diamkan 15 menit. mudahkan ? .selamat mencoba. .

      Komentar oleh prestasi kelinci | 31 Oktober 2011 | Balas

      • dimana kotoran kelinci dijual ? makasih

        Komentar oleh dian | 8 Juli 2012

      • Coba dimanfaatkan dulu oleh kita, misalnya untuk media tanaman dalam polyback, pengalaman di prstasi yang cukup sukses penanaman di polyback dari kotoran kelinci ada;ah :
        Tanaman cabe, terong, sayur hijauan ( sawi, kacang panjang, bayam dll), tanaman kacang kacangan, dan masih banyak lagi.
        Dengan tanaman sistem polyback ini, hanya mengunakan lahan kecil, karena satu tanaman membutuhkan satu tas kresek saja. Dengan demikian kebutuhan sayuran bisa terpenuhi oleh usaha kitam dan sisa sayuan bisa diberikan pada kelinci.
        Kecuali kalau kotorannya sudah mencapai satu rit ( 7 ton), para petani sayuran dan tembakau sangat membutuhkan.
        Salam prestasi

        Komentar oleh prestasi kelinci | 9 Juli 2012

  8. Masalah pemanfaatan kotoran kelinci saya sedang melakukan beberapa percobaan dirumah terhadap tanaman sayuran dan bunga-bunga di halaman, dan hasilnya memang sangat luar biasa setelah mencoba pupuk urin maupun pupuk padat dari kelinci hanya ada satu masalah dalam pengolahan kotoran kelinci yang mau ditanyakan;
    – Apakah setelah di taburi kapur harus di campur lagi dengan grajen kayu, sebab saya khawatir kecampur grajen eks kayu ulin yang susah sekali membusuk dan kata orang disini panas, apakah ada pengaruh tidak kalau yang dipakai hanya kapur saja untuk menghilangkan gulma saat dipakai ditanaman nantinya?

    Salam,

    Acep A

    Komentar oleh Acep A | 19 September 2012 | Balas

    • Terima asih,
      Memang kalau kita menambah grajen (bubuk kayu gergaji) ada sedikit kendala, yaitu biasanya dalam menggergaji, kadang untuk memuluskan dan pengurangan panas mesin graji, tukang memberi olie pada pisau gergajinya agar dingin, ini yang kadang serius dalam pemanfaatan bubuk kayu gergaji untuk pembuatan kompos.
      Karena sisa sisa ranting bekas pakan kelinci masih ada, maka tidak perlu diberi bubuk gergaji, dan untuk mempercepat penguraian, saudara bisa menyemprotkan air yang sudah dicampur denga GMP di kmpos tersebut.
      salam Prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 20 September 2012 | Balas

  9. wah keren banget prestasi,sy ni baru 3 bln sk sma klinci.stelah bc lewat blog ini jd byk skali informasi yg sy dpt.mudah2an kedepan prestasi akan slalu terdepan.
    salam prestasi

    Komentar oleh budiharto | 1 Oktober 2012 | Balas

  10. […] Sumber […]

    Ping balik oleh cara membuat pupuk organik | Indahnya Berbagi | 3 Desember 2012 | Balas

  11. selamat malam apa batuan putih itu sm debgan batu kapur pak?trims

    Komentar oleh solikhin | 7 Desember 2012 | Balas

    • Belum tentu, kadang batuan warna putih justru dibuat dari zat kimia

      Komentar oleh prestasi kelinci | 8 Desember 2012 | Balas

  12. kl begitu yang pas batu an putih yang seperti apa pak?biasanya sy bikin tanpa batuan putih lgsung aja grajen sm EM4 aja gmn menurut bapak sudah cukupkah?trims

    Komentar oleh solikhin | 9 Desember 2012 | Balas

  13. apa yang dimaksud bakteri pengurai pak?
    dan dimana mendapatkannya?

    Komentar oleh Ademartina Eank Cllu Ctya | 12 Desember 2012 | Balas

    • Semua bakteri sifatnya bisa mengurai, kita bisa memilih bakteri yang positif, karena bakteri yang bisa hidup dengan bakteri negatif dan berfungsi sangat baik. Coba saudara bisa kntak ke 081318930092 untuk masalah bakteri ini.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 13 Desember 2012 | Balas

  14. makasih

    Komentar oleh bams | 22 September 2013 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: