PENGEMBANGAN KELINCI

Informasi Kelinci PRESTASI INDONESIA

HUJAN LAGI, HUJAN LAGI

.

Memang paling gampang kematian ternak kelinci yang disalahkan adalah musim. Ada yang mengatakan karena perubahan musim, pakan hijauan mengandung kadar air tinggi, kedinginan dan lainnya.

Kami menganggap itu semuanya karena kebingungan dan yang paling gampang menyalahkan Ciptaan Allah Swt.

Untuk menjawab  bertubi tubi adanya keluhan ada musim hujan, sehingga banyaknya kelinci yang mati karena sakit, kembung dan tidak mau makan, kami akan mengulas kembali tentang hal ini, sekaligus menjawab pertanyaan pertanyaan via email.

  1. Bahwa kematian kelinci pada musim dingin biasanya kurangnya perhatian kita pada kelinci yang kita kelola, misalnya pada musim dingin banyak karbohidrat yang harus dikeluarkan, sementara kita hanya memberikan seperti biasanya.
  2. Pada musim dingin mestinya kita harus banyak berkunjung(silaturrahmi) ke kandang, biar kelinci merasa nyaman, sekaligus kita mengetahui kekurangan kelinci akan pakannya.
  3. Pakan yang kita berikan harus ditambah yang besumber karbohidrat, misalnya katul, nasi, roti , ketela atau lainnya yang mangandung karbohidrat.
  4. Minuman sebisa mungkin diberi Gula jawa.
  5. Berilah GMP untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  6. dimalam hari, berilah lampu yang lebih terang.

Dengan perlakuan demikian, dan apabila mengetahui pada psikologi ternak, maka hal ini tidak akan terjadi.

 

Iklan

4 Desember 2011 - Posted by | Perhatian Terhadap Kelinci

19 Komentar »

  1. Terima kasih Prestasi, memang pada musim hujan ini, saya justru sedkit ke kandang..
    Bagaimana kalau Prestasi menyediakan menu untuk kelinci, hijauan apa yang bagus, atau tambahan yang bagus untuk kelinci di musim seperti ini.
    Salam Prestasi

    Komentar oleh Anwar | 4 Desember 2011 | Balas

    • Insya Allah, nanti kami tulis artikel pakan kelinci

      Komentar oleh prestasi kelinci | 4 Desember 2011 | Balas

  2. Buat temen temen semuanya, tiga tahun yang lalu saya mengalami demikian, terus saya mengikuti artikel artikel prestasi di blog ini saya ikuti, dan saya ikut eplatihan. Alhamdulillah sekarang tidak terjadi lagi, dan kelinci saya berkembang,
    Terima kasih pak Mutasim.
    Salam Prestasi

    Komentar oleh Jito | 4 Desember 2011 | Balas

  3. Terima kasih pak atas pencerahannya.
    Salam kami dari sulsel

    Komentar oleh hari | 4 Desember 2011 | Balas

  4. Mantaaaaap,
    bagaimana kalau setiap minggu artikel ditulis prestasi , biar kami bisa seperi Prestasi.
    Salam Prestasi

    Komentar oleh ande | 4 Desember 2011 | Balas

    • Terima kasih,
      Selama kami tidak di luar kota, kami usahakan untuk menulis artikel kelinci.
      Salam Prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 4 Desember 2011 | Balas

  5. Udan udan enake yo turu tangi turu makani kelinci

    Komentar oleh Maz rianrabbit | 7 Desember 2011 | Balas

  6. Assalamualaikum,
    Tuk bahan pengalaman saja,
    Saya dulu mulain beternak kelinci sejak tahun 2007, saya sudah banyak dana yang saya investasikan pada kelinci, barangkali kalau untuk bel mobil baru avanza sudah dapat, karena tingkat kematian per bulan diatas 10 %, Saya sering berkunjung ke peternak kelinci pada waktu itu, saran peternak sudah saya lakukan, tetapi tetap gagal, dari indukan lebih 200 saya datangkan , tetapi sampai akhir tahun 2009 indukannya tinggal 23 ekor dan anakan sekitar 44 ekor. Namun semangat untuk bangkit dan ingin berhasil terus menngelora.
    Saya mulai baca blog ini tahun 2010, banyak sekali ilmu yang saya dapat di blog ini, dari perhatian sampai penyakit kelinci.
    Sekarang kelinci saya alhamdulillah hampir tidak ada kematani, dan anakannya pun hidup dan berkembang.
    Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih pada pengelola blog ini, semoga amal babak dan ibu selalu terus dicatat sebagai amal baik. Amien
    Kami terus ingin mengembangkan kelinci, saya yakin, setelah ikut pelatihan , insya Allah akan semakin paham masalah kelinci ini.
    Mudah mudahan bisa bertemu dengan pengelola blog ini.
    Salam Prestasi

    Komentar oleh Vivian | 9 Desember 2011 | Balas

    • Buat vivian,
      saya dahulu juga demikian, gagalnya banyak, bahkan sempat habis karena kematian. Terus saya mulai merintis lagi, tetapi dengan ikut pelatihan priode 2007 di Prestasi, sekarang alhamdulillah kehidupan saya hampir dari hasil kelinci semua. Hanya bebagai pengalaman saia
      Salam kami

      Komentar oleh somdoni | 9 Desember 2011 | Balas

    • Semangat dan kesabaran menjadi kunci awal kesuksesan.
      Buat mas/mbak vivian, ikut pada pelatihan saja. nanti akan semakin sadar dan terbuka cakrawala kita. kebetulan saya alumni pelaihan 2008
      Salam prestasi

      Komentar oleh kaswari | 9 Desember 2011 | Balas

    • Terima kasih kalu blog ini bermanfaat,
      Silahkan terus mengikuti Blog ini, semoga sukses. Amien.
      Silahkan untuk berkunjung ke Prestasi Indonesia di Klaten.
      Salam Prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 9 Desember 2011 | Balas

  7. kelinci saya kemarin beranak,tapi induknya kanibal,apakah induknya masih mau beranak/kawin?

    Komentar oleh ilham | 12 Desember 2011 | Balas

    • Terima kasih,
      Kanibal menunjukkan pakan yamg diberikan kurang memenuhi nutrisi yang dibutuhkan kelinci.
      Untuk periode berikutmya induk tetap mau di kawni pejantan.
      Salam prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 12 Desember 2011 | Balas

  8. salam prestasi,
    mau tanya pak kalau beli tempat minum yang murah di mana ya? soalnya saya cari di toko hewan harganya mahal 17.000 tiap botolnya.

    Komentar oleh ellan | 18 Desember 2011 | Balas

    • Terima kasih,
      Coba hubungi prestasi Indonesia cabang Nganjuk di 085235814411
      Semoga mendapatkannya yang jauh lebih murah.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 19 Desember 2011 | Balas

  9. yg butuh tempat minum murah meriah bisa dilayani di 085235814411 salam Prestasi dari kertosono-nganjuk-ja tim. Kagem Pak Fakih matur nembah nuwun.

    Komentar oleh Arifin kertosono | 19 Desember 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: