PENGEMBANGAN KELINCI

Informasi Kelinci PRESTASI INDONESIA

UNTUK USAHA TERNAK, PROSPEK PASAR DULU ATAU BETERNAK DULU ?

.

Sering kita jumpai di kalangan  masyarakat, bila mendengar beternak kelinci, akan timbul semangat yang menggebu untuk beterna kelinci menjadi sukses, hampir 90 %  dari data masuk ke prestasi (baik sms, email, telp, komentar) selalu mengatakan, kalau nanti ternak kami sudah banyak, bagaimana untuk menjualnya ? petanyaan ini menurut kami wajar.

Ini barang kali kami bisa bantu menjelaskan pasar  dulu dan apa beternak dulu  (produksi).

Konsep kami, kalau untuk produksi barang atau benda mati, itu perlu menanyakan pasar bagaimana, karena ini akan menyangkut stok , bisa di kebut atau, dipercepat (ini barang yang bisa di produksi tanpa proses alami), beda dengan ternak, untuk memperbanyak stok tidak bisa mempercepat dengan lembur atau atau dengan menambah tenaga kerja biar lebih cepat berkembang, tetap harus memperbanyak ternak, dan ini perlu proses alami.

Untuk menjawab masalah pasar , setelah ternak menjadi banyak, mau di pasarkan kemana, itu perlu kita tunda dulu, kita berbicara bagaimana bisa   berhasil dulu, setelah ternak kelinci  sudah banyak, baru kita bisa melakukan pasar kelinci, mau yang kontrak (jumlah besar) mau langsung ke pasar atau pedagang sate (jumlah kecil)  atau kita produksi sendiri menjadi olahan daging yang lebih (scala kecil ) .

Ini sekaligus menjawab beberapa email yang masuk yang menanyakan masalah pasar ternak kelinci

16 Desember 2012 - Posted by | Berita Kelinci PRESTASI

11 Komentar »

  1. Wah, ini kayak buah simalakama, mana yang harus didahulukan..
    Saya setuju konsep prestasi, dimana untuk memacu kita dalam pengembangan kelinci, setelah kita berhasil mengembangkan kelinci baru kita memikirkan barang yang ada , maksudku kelinci untuk di jadikan uang, Ok banget.,
    Salam Prestasi

    Komentar oleh Toman | 17 Desember 2012 | Balas

    • simalakama…bagi yg ragu lakukan dua-duanya mawon krn gambler. beternak sambil memasarkan saja pak. realistis mana ?
      pembuktian dengan melakukannya sendiri. SWOT beternak apa, SWOT mencari pangsa pasar gmn

      Komentar oleh risanti | 21 Desember 2012 | Balas

  2. Kalau kami mempunyai pandangan, mencari pasar dulu, baru beternak, kalau sudah jelas pasarnya baru memprouksi sebanyak banyaknya. Ini konsep saya. Walau saya belum mulai beternak kelinci.

    Komentar oleh karjo | 18 Desember 2012 | Balas

    • ga salah pak karjo..maksudnya tetangga saya juga akn piara tanya dijual kemana ? saya malah bingung mau dijawab spt apa..
      dia : mbak, kelincine diplayokke nang ndi ?
      saya : sy ga bw kelinci sy mlayu2
      dia : kelincinya di pasarkan kemana ?
      saya : sy ga bw kelinci sy ke pasar ( dijual )
      dia : sy ty serius !!! malah dilawakin
      saya : sy jwb apa adanya, bukan ngelawak. apa pernah lht sy petentengan bw kelinci keluar dr sini ?
      dia : ???? trs kelincinya pada kemana ?
      saya : ???? tebak, kira2 kemana
      dia : ada yg beli kesini ya mbak ?
      saya : …………..jawabnya ga hanya satu. pilih saja jawaban yang dimaui yg mana ? dibeli tengkulak, dibeli org yg suka kelinci, dsb

      semua proses itu bisa bermuara pada value ( uang )
      kesimpulannya : proses

      monggo dilanjut piara pak karjo

      Komentar oleh risanti | 21 Desember 2012 | Balas

      • Thanks mbak Risanti, semakin mantab saya untuk beternak kelinci. mudahan temen temen selalu memberikan masukan pada kami,wal kusus daKrjori Prestasi Indonesia.

        Komentar oleh Karjo | 22 Desember 2012

  3. Dari mana saja, buat saya tidak soal, yang penting kelinci berkembang banyak dan menghasilkan uang, karena saya budidaya kelinci untupk mendaatkan uang.
    Salam Prestasi

    Komentar oleh Pratama | 22 Desember 2012 | Balas

  4. sama-sama pak Karjo. jangan takut piara kelinci, kawannya banyak pak kok. jika mau lebih mantap, ikut pelatihan. info langsung ke Prestasi aja

    Komentar oleh risanti | 24 Desember 2012 | Balas

  5. numpang nanya pak, di solo anggota prestasi siapa pak?? Siapa tau butuh bantuan soal pemasaran kelinci jowo di area solo

    Trima kasih

    Komentar oleh milanisti | 30 Desember 2012 | Balas

  6. saya ingin sekali beternak kelinci lagi karena perkembanganya cepat sekali tapi saya ragu karena dulu saya pernah memelihara kelinci setelah jadi banyak bingung mau dijual kemana

    Komentar oleh kang doel | 18 Januari 2013 | Balas

    • Sekarang sudah jadi berapa ? saya kira pasar tidak masalah, apalagi saat ini

      Komentar oleh prestasi kelinci | 22 Januari 2013 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: