PENGEMBANGAN KELINCI

Informasi Kelinci PRESTASI INDONESIA

INDUKAN PERLU BESAR ATAU YANG BOBOTNYA BERAT

Sering kita mendengar dari para peternak pemula untuk memelihara kelinci, bahwa untuk memelihara indukan harus bobotnya atau beratnya harus tinggi, ini yang sering dicari para peternak.

Barang kali ini menjadi pertimbangan.

Bagaimana cara  untuk mendapat indukan yang Ideal ?

  1. Carilah  di penangkar atau peternak yang sudah mulai mencatat recording kesehatan maupun keturunanya.
  2. Usahakan dicari yang  besar dan sehat, bukan beratnya, artinya jangan mencari indukan yang gemuk.
  3. Mata calon indukan jangan yang garang dan giras, carilah indukan yang lebih santai dan keibuan
  4. Indukan yang akan didapatkan, usahakan tahu pakan yang diberikan sebelumnya (usahakan banyak hijauan, bukan pakan buatan), kalau banyak hormonnya atau pakan banyak konsentratnya, jangan anda ambil.
  5. Pilihlah indukan pada  waktu  sore hari, karena kelinci baru mulai semangat menjelang sore, dengan demikian kita bisa melihat sehat tidaknya kelinci, sekaligus melihat aktifitas kelinci menjelang sore, ini bila saudara mengambil di pedagang atau peternak.
  6. Kalau di ibaratkan, kita disodorkan kendaraan yang serupa dan sewarna, misalnya produk jepang dan produk cina, maka konsumen akan memilihnya berdasarkan pengalaman produk, begitu juga indukan kelinci,
  7. Hanya sebagai pertimbangan, kalau kandangnya sudah mulai usang dan reot, tetapi kelinci sehat sehat, ini juga bisa dipertimbangkan untuk dimbil indukannya, karena sudah teruji kesehatannya.

Bagaimana  riwayat kelinci itu sudah mengalami sakit atau belum. ini bisa dipertimbangkan :

  1. Usahakan untuk pengadaan kelinci yang umurnya sudah mendekati dewasa atau umur indukan (flam kurang lebih 9-11 bulan).
  2. Lihatlah perkandangannya, kandangnya hanya sebagai transit atau sebagai peternakan ( biasanya kalau sebagai transit kandang bersih dari kotoran dan terkesan kering tidak kena air kencing.
  3. Lihatlah posturt tubuh, terutama kaki belakang dan kaki depan. biasanya kalau bangkit dari duduknya kelinci akan berjingkat berdiri dan siap lari, ini bisa kita lihat postur kakinya.
  4. Lihatlah bulu kelincnyai, karena kelinci yang bulunya menebal dan kumal, bisa dikatakan kelinci pernah dicampur dengan kelinci  yang lain dalam satu kandang yang sempit  dan waktu lama.
  5. Amati benar mata kelinci terutama di sebelah pojok, apakah bersih atau nampak seperti ada lubang atau luka, bila ada, kemungkinan kelinci tersebut cacingan.
  6. Bulu kelinci harus  rebahan halus,  artinya jangan yang bulu berdiri.
  7. Lihatlah kotorannya, carilah kotoran yang besar, jangan yang kecil, karena kotoran yang besar dan tidak lembek menunjukkan kelinci sehat.

Ini sebagai pertimbangan kita untuk pengadaan atau kita mau mendatanglan kelinc untuk dipelihara, dan ini bukan mutlak apabila kita mendatangkan kelinci harus demikian, ini hanya sebagai pengertian saja.

Selamat Mencoba untuk mendapatkan indukan yang berkualitas.

17 April 2013 - Posted by | Tentang Prestasi

54 Komentar »

  1. saya punya kelinci bobotnya berat sekali dan setahun lebih tidak hamil, klo dikawinkan tdk mau,. penyebabnya apa ? trimakasih atas penjelasannya

    Komentar oleh arkananda | 18 April 2013 | Balas

    • Terima kasih
      Untuk kelinci indukan jangan gemuk, karena bisa menyebabkan sulit bunting dan malas dikawinin

      Komentar oleh prestasi kelinci | 18 April 2013 | Balas

  2. Memang para peternak baru biasanya akan mencari indukan yang bobotnya berat, karena dipandang lebih keren, itu pengalamanku juga demikian, akhirnya kelinci saya tidak berkembang. al hasil saya ambil di Prestasi, alhamdulillah sekarang sudah banyak anaknya. salam buat pak Mutasim, terima kasih bimbingannya, Salam Prestasi

    Komentar oleh Kirman | 18 April 2013 | Balas

    • Salam Prestasi kembali

      Komentar oleh prestasi kelinci | 19 April 2013 | Balas

    • SALAM PRESTASI
      seperi yang dialami Pak Kirman, sayapun alami pandangan keren yang besar2 dan bobot tinggi. Namun, tak surutkan semangat tetap pelihara. Dengan belajar beternak yang baik dan benar di Prestasi adalah bekal untuk pengembiakan karena value kadang didapat tidaklah secara instant. Tak hanya daging yang jadi acuan, dengan makin banyaknya kelinci akan semakin banyak pula kotoran dan urine yang saya dapat yang dipakai untuk pemupukan di sawah, kebun juga pot2 kembang saya di rumah. Syukron buat Prestasi Indonesia

      Komentar oleh risanti | 20 April 2013 | Balas

      • Terima kasih, semoga kita semua semakin banyak mengerti fungsi ternak kelinci dari hulu ke hilir bisa dimanfaatkan.
        Salam Prestasi kembali

        Komentar oleh prestasi kelinci | 20 April 2013

  3. Saya juga mengalami tentang indukan yang tidak mau dikawinkan. meskipun sudah diganti pejantan. Kayaknya memang indukannya kegemukan.kebetulan kelinci saya diberi pakan prestafed + rumput / hijauan n minumnya di campur GMP. Pertanyaan buat prestasi. …berapa banyak pemberian ideal pakan konsentrat tiap ekor perhari untuk kelinci indukan. hamil ataupun yang lagi menyusui.
    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih

    Komentar oleh merdi | 22 April 2013 | Balas

    • Terima asih,
      Untuk pakan Prestafeed, diberikan per hari adalah 2 % dari bobot gidp, supaya tidak kegemukan. Untk GMP, bisa diberikan pada minuman setiap hari atau seminggu dua kali.
      Usahakan indukan jangan gemk.
      Salam Prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 23 April 2013 | Balas

  4. sebenarnya ideal indukan itu bobot berapa ? kelinci saya bobotnya rata rata diatas 8 Kg, pernah sampai 12 Kg ? Jeis kelinci bulu karpet. Apakah gemuk dan jumlah anak ada pengaruhnya ?

    Komentar oleh Windo | 23 April 2013 | Balas

    • Pertanyaan saudara kami belum punya pengalaman sampai seberat itu, jadi berdasarkan pengalaman kami, prestasi belum punya yang jenis dan seberat itu.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 23 April 2013 | Balas

  5. Salam Prestasi, saya punya indukan 5, yang 4 sangat lahap untuk makan dan tidak pilih, yang satu… pilih2.dan tidak nafsu makan, pinggir matanya ada semacam katarak, , bagaimana menangani kelinci indukan tersebut yg pilih makan dan matnya kena katarak. dikasih obat apa , tanks.. salam prestasi….

    Komentar oleh Didik Asyhari | 25 April 2013 | Balas

    • Terima kasih,
      Saaya belum pakan kena katarak, tapi coba dimalam hari diberikan hijauan tapi jangan pake akarnya, berilah suntuian B12 dan antibiotik, saya khawatir ini karena ada penimbunan cacingan dalam tubuh kelinci.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 25 April 2013 | Balas

      • SALAM PRESTASI
        Pak, jika ada prediksi cacing, kenapa tidak diberikan obat cacing tapi dengan inject antibiotik dan Vit B12? apa dampak penggunaan obat cacing? apakah perlu per 6 bulan sekali diberikan obat cacing layaknya manusia?

        Komentar oleh risanti | 26 April 2013

      • Sebenarnya kelinci bisa dikasih obat cacing dari kambing atau sapi, cuma dosisnya harus sedikit, biar tidak terjadi kendala yang lebih parah.
        Coba kasi hiauan dau jambu isi sedikit dalam seblannya, biar tidak kena cacing.

        Komentar oleh prestasi kelinci | 27 April 2013

      • Terima kasih……. , . salam prestasi..

        Komentar oleh Didik Ayhari | 26 April 2013

  6. Salam Prestasi, saya punya indukan 5, yang 4 sangat lahap untuk makan dan tidak pilih, yang satu… pilih2.dan tidak nafsu makan, pinggir matanya ada semacam katarak, , bagaimana menangani kelinci indukan tersebut yg pilih makan dan matnya kena katarak. dikasih obat apa , dan ke lima indukan tersebut baru saja melahirkan dan sekarang brindil sudah umur 15 hari, namun indukan yg agak lesuh makannya. brindil mengalami keguguran (meninggal ketika melahirkan) karena belum waktunya melahirkan uda keluar anaknya..(dalm perhitungan masa lahir) dalam hal ini mungkin ketika kami beli indukan , indukan sudah bunting dan kurang lebih 10 hari melahirkan, waktu perkawinan tanggal 10 Maret 2013, , mohon diberi pencerahan….terima kasih banyak salam sukses selalu.. untuk .. Prestasi………………salam prestasi….

    Komentar oleh Didik Asyhari | 25 April 2013 | Balas

    • Usahakan kelinci bunting jangan dipindah, apalagi pakai kendaraan, karena kemungkinan keguguran tinggi. Coba indukan di lepas dulu bebas di tanah, biar kembali sehat sedia kala

      Komentar oleh prestasi kelinci | 25 April 2013 | Balas

      • hem.. . ya. pak.. emang kemarin . di bawah pake kendaraan dari Daerah Batu malang .. Sampe Sidoarjo.., yg perjalanannya kurang lebih 2,5 jam.., , makasih.. banyak… pak. Salam Prestasi…

        Komentar oleh Didik Ayhari | 26 April 2013

  7. Pak mau tanya.., Kelinci saya barusan keguguran, lahir belum waktunya, dan semua brindilnya mati. apakah indukan bisa di kawinkan lagi sesudah menunggu 2 minggu atau menunggu masa sapeh, yakni 45 hari. atau gimana , mohon petunjuka pak,,, Makasih…

    Komentar oleh Didik Asyhari | 30 April 2013 | Balas

    • Terima kasih,
      Saran saya, kelinci di umbar dulu atau diliarkan dulu, agar traumanya si induk tidak terulang. lamanya kelinci diumbar cukup 2-3 minggu saja, kemudian setelah kelinci mulai injoy dengan dirinya dan di kelaminnya sudah memerah, bisa dikawinkan lagi.
      Semoga berhasil.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 1 Mei 2013 | Balas

  8. Untuk prestasi.
    Kelinci saya waktu di kawinkan menjerit keras.ini sepertinya pertama kali dikawinkan. Untuk tanda2 kelinci ingin kawinnya ada.baru sekali sudah saya pisahkan lagi.apakah untuk kelinci yg pertama melakukan kawin demikian halnya ( menjerit ) . Bagaimana klo misalnya dilanjutkan? apakah ada dampak negatifnya.
    Atas penjelasannya saya ucapkan terima kasih
    Salam prestasi

    Komentar oleh merdi | 30 April 2013 | Balas

    • Terima kasih
      Untuk kelinci menjerit saat dikawinkan, meman ada kelinci yang demikian ( amati yang jerit si jantan atau betinanya). Kalau si betina, biasanya belum siap atau belum masanya kawin. tapi ini tidak berpengaruh pada kesehatan hewannya.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 1 Mei 2013 | Balas

  9. Prestasi indonesia
    Klo pada perkawinan kelinci sebaiknya berapa kali. Apakah klo perkawinan cuma sekali bisa berhasil membuahi. . Apakah perkawinan sekali mempengaruhi jumlah anakannya ( anakan menjadi sedikit ).

    Atas penjelasannya saya ucapkan terima kasih

    Komentar oleh merdi | 4 Mei 2013 | Balas

    • Untuk perkawinan, sebenarnya tidak mempengaruhi jumlah anakan, tetapi genetik nya yang akan mempengaruhi jumlah anakannya, bila kelinci itu semakin dekat sedarah (in breedin) maka jumlah anakannya akan semakin sedikit, tetapi kebanyakan peternak, perkawinan dilakukan 2-3 kali. Semoga maklum.
      Salam Prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 5 Mei 2013 | Balas

  10. Untuk prestasi indonesia
    Menyambung pertanyaan2 saya sebelumnya. Saya info kan bahwa kelinci saya beranak 2 kali. Pertama beranak brindilnya 2 ekor sedang anakan ke 2 cuman satu ekor.apakah ini dikarenakan sel telur betinanya bermasalah. Klo misalnya saya kawinkan dengan lain pejantan apakah akan merubah jumlah anakannya. Ataukan indukan betinanya sudah waktunya diganti
    Atas penjelasannya saya ucapkan terima kasih

    Komentar oleh merdi | 8 Mei 2013 | Balas

    • Kayaknya memang vertilitas atau tingkat kesuburan kurang, sehingga mempengaruhi sel tellur. apalagi anakannya dibawah 6 ekor, kami duga memng genetiknya sudah bercampuran

      Komentar oleh prestasi kelinci | 8 Mei 2013 | Balas

  11. Mau tanya Pak Fakih, Indukan besar saya, beranak baru pada umur 1,5 th dengan jumlah 8 ekor, mati semua karena sepertinya dia stres dan suhu kandang yang panas. Tapi setelah 1 minggu usai melahirkan, badanya tetap besar. Nah yg jadi pertanyaan, :
    1. Bisa tidak setelah 1 minggu melahirkan, dia dikawinkan lagi?
    2. Makanan apa yang harus diberikan agar jumlah anaknya nanti bisa bertambah?
    3. Kapan makanan khusus itu diberikan, apakah sebelum kawin atau setelah dikawinkan?
    Itu dulu pak. Terima kasih

    Komentar oleh Nevimaizar maasin | 4 Juni 2013 | Balas

    • Setelah tidak menyusui sekitar tiga minggu baru dikawinkan.
      Birilah makanan hijauan tm[ut yang banyak, diberikan tertama malam hari

      Komentar oleh prestasi kelinci | 5 Juni 2013 | Balas

  12. assalamualaikum
    kalo mau beli indukan FG di daerah bogor / depok tempatnya dimana?? apa prestasi ada rekanan/rekomendasi di daerah tersebut. makasih

    Komentar oleh agung | 6 Juni 2013 | Balas

  13. Ass wr wb, mau tanya lagi Pak Fakih. Saya dititipin teman kelinci indukan dg bobot badan besar lagi hamil. dimasukin kandang yg memang agak panas dibanding kandang lain. Begitu melahirkan, dia tidak mau mengangkat jerami ke dalam kotak, tidak mau mencabut bulunya dan anaknya tidak dimasukinnya dalam kotak, tapi disebar dilantai. Lalu saya masukin ke kotak anak-anaknya, tapi dicuwekin sampai mati. Memang benar kata bapak, pilihlah indukan ke ibuan. Saya lihat yang satu ini Tomboi, jingkrak-jingkrak terus. Nah sekarang dia hamil lagi. Tgl 22 ini estimasi melahirkan. Dia sudah pindah ke kandang agak sejuk. Dimasukin kotaknya malah diberakin. dan Kotak didorong-dorong ke tengah. Apalagi usaha harus saya buat Bapak? Saya inin beranak kali ini di normal. Mengangkat jerami ke kotak, mencabut bulu dan tidak masuk kotak menginjak-injak anaknya? Kalau dilepasin agresifnya minta ampun. Saya kewalahan mengawasinya tingkahnya kalau diluar.

    Komentar oleh Nevimaizar Maasin, Bangkinang, Riau | 17 Juni 2013 | Balas

    • Terima kasih,
      Coba baca psikologi ternak lajur kanan.
      Untuk menempatkan kotak beranak dikandang jangan ditempat yang biasa kelinci untuk berak atau untuk kencing, pasti dia akan protes dan akan menyingkirkan kotak itu.
      Coba diamati, dimana dia biasa berak dan kencing.
      semoga bermanfaat.
      Salam Prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 17 Juni 2013 | Balas

      • Ya Pak, terima kasih banyak. Tapi ngomong-ngomong Lajur Kanan ttg Pskologi ternak, yang mananya? (maaf begok amat nih saya)

        Komentar oleh Nevimaizar Maasin, Bangkinang, Riau | 18 Juni 2013

      • Pada kematian anak kelinci

        Komentar oleh prestasi kelinci | 18 Juni 2013

  14. Ass wr wb, maaf mau tanya lagi Pak. Saya punya anak kelinci betina umur 4 bulan. Aneh kok dia ngumpulin sampah di sudut kandang, dan mencabut bulu sepertikan mau melahirkan saja. Dikawinkan belum pernah. aTingkahnya persis seperti Indukan menjelang melahirkan. Iseng-iseng saya masukan kotak, malah diam. Apa mungkin dia hamil sementara perutnya kecil saja? Atau ada karena mendengar kandang sebelah ada indukan dalam proses melahirkan? Aneh-aneh aja tingkahnya Pak

    Komentar oleh Nevimaizar Maasin, Bangkinang, Riau | 21 Juni 2013 | Balas

    • Wass. Nampaknya kelinci saudara baru mengalami kedewasaan kelamin, sehingga karena betina akan secara alami mencoba bagaimana proses menjadi indukan yang baik. biarkan saja, semoga nantinya jadi indukan yang bagus.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 23 Juni 2013 | Balas

  15. Alhamdulillah, terima kasih Pak

    Komentar oleh Nevimaizar Maasin, Bangkinang, Riau | 24 Juni 2013 | Balas

  16. Saya melanjutkan masalah No 13 di atas. Sekarang kelinci itu sudah melahirkan. Awalnya aman. Tapi kok ada anaknya mati seperti diinjak? Lalu di luar Kotak dia masih garuk-garuk lantai. Masih locat-locat bringas di depan kotak anaknya. Memang utk mengecek anaknya, kotak saya bawa keluar sebentar. Dibersihkan dari kotoran darahnya yang mungkin tersisa. Memang anaknya tak pernah saya sentuh. Paling pakai tempurung dan kayu kecil.Karena diperiksa itulah saya tahu ada yang mati. Habis busuk dan ada semut di bawah kotak. Apakah cara ini salah Pak? Terkadang saya sebal melihatkan. Persediaan hijaun dia paling di istimewakan. Tak kok masih?

    Komentar oleh Nevimaizar Maasin, Bangkinang, Riau | 27 Juni 2013 | Balas

  17. Untuk Prestasi
    Menyambung pertanyaan2 saya sebelumnya tentang indukan yang menjerit waktu dikawinkan.
    3 hari lagi seharusnya indukan tersebut beranak tetapi td malam saya lihat ada darah berceceran dan saya kira indukan tersebut mau melahirkan.tp keesokan harinya saya mendapati indukan tersebut mati dengan banyak darah berceceran. Begitu saya periksa ada benjolan disekitar alat kelaminnya.
    Menurut Bapak…..kira2 apa yang terjadi pada kelinci tersebut.
    Matur nuwun sebelumnya

    Komentar oleh merdi | 9 Juli 2013 | Balas

    • Terima kasih,
      Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan ketika indukan sudah bunting, yaitu tempatkan indukan kelinci dikandang yang agak luas, sehingga kelinci bisa jalan jalan, agar nantinya dalam proses kelahiran lebih mudah, kemudian faktor makanan juga berpengarus, maka disarankan kalau indukan sudah menginjak umur tiga minggu, disarankan diberikan banyak hijauan terutama berdaun kecil
      Masalah teradi benjolan disekitar kelamin, kemungkinan kelinci dalam mengejan terlalu lama (mungkin anakannya terlalu besar) sehingga bisa kehabisan darah, inilah perlunya kelinci diberi agak leluasa pada waktu umur kebuntingan.
      Dan coba baca lagi lajur kanan pada waktu pelatihan.
      Salam Prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 9 Juli 2013 | Balas

  18. Untuk Prestasi
    Saya pernah baca adanya penyakit Mastitis ( pembengkakan salah satu puting susu kelinci ) kira2 apa sebapnya hal tersebut terjadi…..trus bagaimana pengobatannya bila hal tersebut terjadi pada kelinci kita.
    Matur nuwun

    Komentar oleh merdi | 10 Juli 2013 | Balas

    • Terima kasih,
      Kejadian pembengkakan di punting, biasanya terjadi bila indukan punya anak dan teradi masalah. misalnya terjadi infeksi, anakan dalam minumnya kadang kadang, terutama awal kelahiran, dan ini bisa terjadi penyakit disekitar punting susu. saran saya setelah diobati dan sembuh, mendingan ganti indukan, biar kualitas anakan lebih bagus.
      Salam Prestasi

      Komentar oleh prestasi kelinci | 11 Juli 2013 | Balas

  19. Buat prestasi
    Sebaiknya makanan kelinci dalam bentuk mess itu sebaiknya deberikan kering atau diseduh dengan sedikit air hangat. apa kekurangan dan kelebihan masing2.
    Mohon infonya. matur nuwun

    Komentar oleh merdi | 17 Juli 2013 | Balas

    • Saran saya diberi air sedikit (dikaru Jw), sehingga pakan tidak banyak kececer atau terbuang. Kelemahan kalau tidak habis pakan mudah basi.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 18 Juli 2013 | Balas

  20. Ass wr wb,
    Sudah hari ke 32, tapi indukan saya, belum juga melahirkan. Kondisi induk sehat. Hari ke 25 sudah membawa jerami ke kotak. Tapi sampai hari ini kotak dicuwekin. Bentuk perut tidak terlalu besar seperti mau melahirkan. Kotak malah dijadikan tempat tidur siang. Sebelumnya saat melahirkan anak pertama, mati semua, anak dkisebar dilantai. Untuk data tambahan, saya curiga dengan anaknya. Karena setelah saya telusuri ternyata pejantannya satu kakek dengan induk betina. Pertanyaan saya:
    1. Apakah ini karena kandang yang agak kecil? Atau masih stres seperti melahirkan pertama dulu?
    2. Atau adakah kaitan dengan perkawinan satu kakek? Soalnya sudah 32 hari. Dan menurut petunjuk Bapak Fakih,
    paling lama 33 hari. Atau mungkinkan anaknya cacat karena dugaan inces?
    3. Apa yg harus saya perbuat? Mohon petunjuk?

    Komentar oleh Nevimaizar Maasin, Bangkinang, Riau | 21 Juli 2013 | Balas

    • Coba kandang kelinci indukan dibuat besar, biar bisa bergerak leluasa dan nantinya mempermudah proses kelahiran karena klinci bisa bergeak leluasa.Untuk masalah inces, ini harus diperhatikan, kaena kalau ada penyakit akan lebih mudah tejangkiti.
      Ikuti lajur kanan pada waktu pelatihan

      Komentar oleh prestasi kelinci | 27 Juli 2013 | Balas

  21. Assalamualaiku,pa saya mau tanya kalo klinci fesesnya menyambung (ngga putus putus) itu sakit apa ya pa,makasih wasalam

    Komentar oleh Rio frj | 30 Juli 2013 | Balas

  22. Salam Prestasi….., Bolehkah dalam sehari atau dalam waktu mengawinkan kelinci, pejantan di kawinkan dengan 2 – 3 betina dalam satu waktu, misal jam 6-8 malam, mengawinkan pejantan dengan 2-3 betina, ? tapi dalam mengawinkan, tidak dalam satu kandang (pejantan 1 betina 2 – 3 dalam satu kandang), tapi.. bergiliran …….setelah betina 1 dikawin.., stelah 10 menit diganti betina satunya.. apa boleh seperti ini ?

    Komentar oleh Didik Asyhari | 28 Agustus 2013 | Balas

    • terima kasih,
      Saran saya, betina cuku mengawini satu betina untuk waktu tiga hari. Pengalaman kami, tiga hari yang edial

      Komentar oleh prestasi kelinci | 31 Agustus 2013 | Balas

      • Terima kasih pak…, maaf tanya lagi.. kemarin saya periksa kelinci pejantan ,.. ternyata .. di sebelah kelaminnya ada sobekan. kira2 4-5 cm, … yang saya tanyakan bagaimana cara mengobatinya . apakah boleh dikasih betadine., dan sobekan itu mempengaruhi berhasil apa tidaknya kalau dikawinkan dengan betina. sebab.. akhir bulan agustus saya kawinkan dngan betina.. ,.. ternyata betina gk bunting .. (melahirkan). sebab saya cermati.. betina waktunya birahi… , dan makanannya sudah fariatif hijauan, karena tidak bunting sy coba periksa kelamin pejantan. dan menemukan sobekan itu.. .. terima kasih pak . mohon pencerahan dan penjelasannya.. salam prestasi…

        Komentar oleh Didik Asyhari | 3 Oktober 2013

      • Terima kasih,
        Untuk luka sobekan, saya belum tahu maksudnya, mudahan yang dimaksud adalah terjadi kecelakaan (sobek karena benda lain), bisa diobati dengan obat merah (kalau lukanya baru) kalau sudah lama diberi salep saja. Saran saya ganti pejantan saja, karena kalau sudah terjadi luka di kelaminnya biasanya ada sedikit masalah pada tingkat kesuburan (kualitas spermanya).
        Salam Prestasi

        Komentar oleh prestasi kelinci | 5 Oktober 2013

  23. bagaimana cara bergabung menjadi anggota prestasi indonesia unit kelinci

    Komentar oleh mokhamad andrik | 31 Oktober 2013 | Balas

    • silahkan ikuti blog ini dan bisa contak langsung pada kami di 0818930092 atau 081318930092, Salam kami

      Komentar oleh prestasi kelinci | 2 November 2013 | Balas

  24. Salam.
    Saya punya beberapa bibit kelinci dari satu indukan. Apa saya bisa mengawinkannya?
    Terima kasih

    Komentar oleh rifki alvian | 14 Juli 2014 | Balas

    • usahakan perkawinan jangan sedarah, biar sehat dan tidak mudah kena penyakit

      Komentar oleh prestasi kelinci | 14 Juli 2014 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: