PENGEMBANGAN KELINCI

Informasi Kelinci PRESTASI INDONESIA

MEMINIMALISIR KELINCI MENCRET

Disaat musim hujan, sering kita jumpai kelinci mudah mencret, dan ini yang paling banyak pertanyaan via email maupun sms.

Mencret sebenarnya paling banyak disebabkan oleh bakteri yang ada dilingkungan kandang, terutama  penyebab utama adalah karena hijauan.

Hijauan  yang tertunpuk, kena percikan atau embun dari air hujan yang bisa menyebabkan berkembangnya bakteri, apalagi hijauan yang terinjak injak oleh ternak kita.

Banyak  kasus, sehari sebelumnya sehat, namun hari berikutnya kelinci mencret, tapi makanya tetap mau dan disekitar  anus ada kotoran yang menempel.

Dengan hijauan digantung, maka perkembangan bakteri akan   terhambat

Dengan hijauan digantung, maka perkembangan bakteri akan terhambat

pakan gantung2

Untuk dimusim hujan, usahakan hijauan yang diberikan yang tidak cepat membusuk, disarankan hijauan yang berdaun kecil dan tebal, agar nutrisi kelinci tetap tercukupi dan kelinci tetap sehat.

Bila sudah terjadi mencret, kandang dibersihkan, dan kelinci di pindah dan disekitar anus dibersihkan, lalu berilah suntikan  antibiotik dan vitamin.

Jangan sampai kotoran berbau,  karena bisa menularkan pada kelinci yang lain.

Dan dimusim hujan, usahakan kandang diberi penerangan lebih terang di malam hari, dan usahakan juga kandang tidak kena  percikan air hujam, supaya kelinci lita tetap sehat.,

Dan jangan lupa dimalam  hari kelinci ditengok sambil memberikan pakan seadanya, agar komunikasi kita dengan ternak tetap terjaga.

SELAMAT MENCOBA

15 November 2013 - Posted by | Berita Kelinci PRESTASI, usaha ternak elinci

22 Komentar »

  1. bagaimana bisa kelinci yg notabene binatang nokturnal malah di berikan lampu pada malam hari????

    admin tau mengapa kelinci di katakan hewan nokturnarl?
    hormon apa yg bekerja pada hewan2 nokturnal?
    apa korelasiny hormon tersebut dgn cahaya?

    Komentar oleh bopbhie | 6 Desember 2013 | Balas

    • Saudara Nopbhi,
      Kita perlu tahu bahwa secara naluri, apa yang saudara sebut benar dan memang kenyataannya demikian. ini adalah untuk kelinci yang mempunyai hidup dialam bebas, maka fungsi fungsi naluri akan berjalan.
      Sementara kelinci yang kita kembangkan adalah kelinci yang kita kandangkan, artinya kebebasan kelinci terbatas, asupan pakan yang seharusnya dia butuhkan dialam bebas tidak terpenuhi, sehingga perlakuan tambahan kadang kita perlukan, misalnya tambahan pakan konsentrat, vitamin dan lainnya.
      Masalah korelasi, kita menyadari bahwa pengaruh emosional peternak dengan ternak sangat kuat, padahal itu tidak ada hubunganya ,
      saudara tidak setuju dengan uraian tulisan tersebut, itu hak saudara, saya yakin saudara punya teori sendiri dan tentunya saudara dalam beternak juga sudah berkembang biak banyak dengan teori yang saudara punya.
      Kalau kami hanya dasar pengalaman saja,

      Komentar oleh prestasi kelinci | 7 Desember 2013 | Balas

  2. Halo bopbhie,
    sudah berapa kelinci yang anda pelihara ?? anda bisa saja tidak setuju dengan tulisan dari prestasi, tapi anda jangan sok. Di blog ini sangat bermanfaat bagi para peternak atau penangkar yang sangat terbantu. bahkan prestasi selalu bilang, yang penting kita bisa beternak dengan berhasil, yaitu dengan ditandainya ternaknya selalu bertambah dan sehat.
    anda sangat sombong dengan teori anda, anda sangat arogan, seolah olah anda yang paling hebat.
    saya ingin belajar pada anda, sebelum belajar, saya mau tanya pada anda, sudah beternak kelinci berapa ekor ? dibawah 100 ekor ?, sudah diatas 500 ekor atau sudah ribuan ??

    Jangan jangan anda hanya sekedar baca buku tanpa pengalaman praktek beternak ?

    Salam buat pak mutasim dan admin yang saya hormati.
    Salam Prestasi.

    Komentar oleh romdoni | 7 Desember 2013 | Balas

  3. Begitulah orang yang hanya tahu masalah beternak dari teori, tanpa pengalaman. saudara kok sombong, merasa saudara yang paling hebat, seolah olah prestasi tidak tahu kelinci.
    Setahu saya, prestasi dalam beternak kelinci sejak tahun 85 an, artinya pengalaman yang sudah banyak, jatuh bangun, untung rugi, sehat sakit. hampir pengalaman praktek telah ditemukan.
    saudara sudah beternak berapa kelinci ?
    Kalau baru beternak dan dasarnya hanya teori dan belum berpengalaman, jangan sok lah ya bophie.
    Buktikan saudara telah sukses beternak kelinci, beri tahu temen temen dengan saudara menunjukkan kesuksesan beternak kelinci, jangan hanya bisa mengumpat saja.
    Jangan sok , merasa pinter sendiri, merasa hebat sendiri.
    Sekian,
    Salam Prestasi

    Komentar oleh surya | 7 Desember 2013 | Balas

  4. Buat bopbhie,
    Mudahan anda komentar di sini dalam kondisi sadar dan tidak mengingau.
    perkenalkan, saya adalah mantan pelatihan beternak kelinci angkatan tahun 2003, hingga sampai saat ini alhamdui
    lillah ternak kami sudah diatas 300 ekor dan sudah bisa menjadi penghasilan buat keluarga kami.
    mas bopbhie, mari kita bangun peternakan kelinci di Indonesia, menjadi peternak yang berhasil dan menjadi penghasilan keluarga. jangan menanamkan perdebatan di blog ini. Tujuannya bykan kalah menang, tujuan kita adalah beternak untuk penghasilan, bukan hanya sekedar hobby. mari kita buat blog ini untuk saling berbagi pengalaman, bertukan pikiran untuk kemajuan peternakan kelinci di Indonesia.
    Sa;lam untuk prestasi dan pak Mutasim.
    Salam Prestasi.

    Komentar oleh Nufam | 7 Desember 2013 | Balas

  5. Buat bopbhie, jangan sok dan jangan merasa yang paling pandai, nanti bisa jatuh karena kesombongan anda.
    mari kita belajar bersama dan saling tukar pengalaman.
    Salam buat pak Mutasim.
    Salam sukses dan salam Prestasi

    Komentar oleh munjer | 7 Desember 2013 | Balas

  6. Komentar bopbhie yang arogan, sok pinter dan keminter. ingat ya bhie, diatas langit masih ada langit.
    Yuk di blog ini kita jadikan kita menjadi pandai dan bisa berbagi pengalaman, bukan menjadi perdebatan,
    Salam Prestasi

    Komentar oleh Yuli | 7 Desember 2013 | Balas

  7. Salam hormat buat kangmas mutasim.
    Kepada siapa saja yang kurang setuju dengan tulisan prestasi, saya kira wajar, tapi kalau sudah menjurus yang tidak baik, ini yang tidak wajar.
    Begitu juga buat bopbhie, saudara mungkin paha masalah teori, seakan dasar itu dijadikan patokan buat anda, tapi kalau dilihat dari kenyataan dan pengalaman yang ada, kayaknya kok jauh amat.
    Coba anda mulai menekuni peternakan kelinci scala besar, kira kira yang saudara tanyakan sesuai dengan harapan anda tidak ???

    Komentar oleh bowo | 8 Desember 2013 | Balas

  8. Yth. Bob.
    maaf mas bob, usaha ternak kelinci saudara sudah berapa banyak, barangkali menjadi referensi buat saya

    Komentar oleh joko | 8 Desember 2013 | Balas

  9. Memang blog ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang perkelincian, maka wajar kalau ada pendapat dan saran yang bermanfaat bagi para peternak kelinci.
    Tapi bagi yang sudah pinter atau yang tahu tentang kelinci, sebisa mungkin jangan merasa mampu dan meng tes sama yang lain, kita nanti dikira arogan.
    Salam buat kang mas Mutasim,
    Salam Prestasi

    Komentar oleh Febri | 9 Desember 2013 | Balas

    • Eh, Neng Febri apa kabar ? wah sekarang sukses di kelinci ya, kemaren waktu pertukaran pejantan, febri bawa 27 ekor, wah berarti indukannya lebih dari 300 ya.
      Neng, untuk komentar, saya kira setuju semua, blog ini kita jadikan forum diskusi, jadi semakin bertambah wawasan kita, Syukur Bang Mutasim juga sempat buka, sehingga bisa diskusi via blog ini bisa dipandu langsung oleh beliau. Maaf, saya tidak mengecilkan admin nya ya.
      Salam buat Bang Mutasim.
      Salam Prestasi

      Komentar oleh karel | 9 Desember 2013 | Balas

  10. Buat temen temen yang tidak setuju dengan artikel prestasi, silahkan gak usah dibaca, daripada menimbulkan polemik.
    Maju prestasi, artikelmu sangat membantu kami dalam pengelolaan kelinci di perusahaan kami.
    Yang sangat bermakna bagi kami, sungguh luar biasa, ilmu yang diberikan bisa merubah sifat orang menjadi baik perilakunya..
    Salam hormat dan salam buat ust mutasim.
    Salam Prestasi

    Komentar oleh kusdi | 9 Desember 2013 | Balas

    • Setuju mas kusdi, alhamdulillah, anak anak kandang kami juga menjadi santun prilakunya, yang dulu suka minuman, alhamdulillah sekarang sudah tidak, bahkan rajin ibadah, wah, pokoknya berubah 180 derajad.
      Konsep ilmu kelinci prestasi luar biasa..

      Salam buat pak Mutasim,
      Salam prestasi

      Komentar oleh yana | 9 Desember 2013 | Balas

  11. Maaf, mau tanya kalau kelinci sore dan malam harinya sehat, makan juga lahap dan tiba-tiba pagi harinya lemes ga mau makan dan di sore hari mati itu kenapa? apa yang menyebabkan kejadian seperti itu? Dan bagaimana pencegahannya? sebelumnya terimaksih atas jawabannya.

    Komentar oleh Ahmad | 9 Desember 2013 | Balas

    • Ada beberapa penyebab, diantaranya karena keracunan dari makanan, karena stress berat/ketakutan, karena ada predator (anjing, ular, atau benda yang menyerupai ular, misal selang, ban sepeda, tongkat dan sebagainya.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 12 Desember 2013 | Balas

  12. Maaf saya kembali bertanya, induk kelinci yang tidak mau menyusui anak-anaknya disebabkan oleh apa saja? bagaimana agar indukan mau merawat dan menyusui anaknya? sebelumnya terimaksih atas jawabannya.

    Komentar oleh Ahmad | 19 Desember 2013 | Balas

    • Faktor terbesar terjadi indukan malas menyusui atau bahkan meninggalkan anaknya, yaitu faktor pakan kurang mendukung (misal sedikit, hijauannya kurang ), kemudian faktor kandang kurang mendukung (terlalu sempit atau kurang nyaman.).
      Waktu melahirkan sampai umur dua hari jangan di tengok, biar induk merasa nyaman.
      Semoga berhasil

      Komentar oleh prestasi kelinci | 22 Desember 2013 | Balas

  13. Kelinci saya ada 3,2 betina 1jantan,umur kira”5 blnan.
    Hr ini yg jantan sakit,ktoranya kuar bercmpur dg lendir wrna putih,qu beri antangn di minumannya,,akhrnya kandang t’sebuT qu bagi 2 qu beri sekat,jantan sendrian..tp si betinany kaya ikut”lemes,tengkuraap aja,makanny pun g nafsu,qu pkir sakit,tp ktoranya biasa”ja,perut si betina ny agak besar,apa dia jg ikt kembung?
    Mhn pncerahanya.

    Komentar oleh Kyka | 2 Januari 2014 | Balas

  14. lama tak ikuti web PRESTASI
    salam dari Wates dan Kalibawang Kulon Progo untuk Pak Fakkih dan kawan2 semua

    Komentar oleh Risanti_Wates KP | 17 April 2014 | Balas

    • terima kasih, salam kembali. ini ada kabar positif dari temen temen yang mengujicobakan urin kelinci sebagai media bakteri dan hasilnya meningkatkan hasil panen padi yang spektakuler. Insya Allag nanti kami muat di blog.

      Komentar oleh prestasi kelinci | 17 April 2014 | Balas

      • kami tunggu ya Prestasi

        Komentar oleh Risanti_Wates KP | 19 April 2014


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: